Sabtu, 07 Februari 2015

8 Tipe Penumpang Bus Transjakarta (BUSWAY)

Mobilisasi masyarakat perkotaan sangatlah tinggi terutama di perkotaan seperti Jakarta. Salah satu alat penunjang mobilisasi adalah transportasi umum meskipun tak sedikit masyarakat yang memilih kendaraan pribadi. Transportasi yang cukup banyak diminati oleh warga Jakarta adalah Bus Transjakarta atau yang lebih terkenal dengan sebutan Busway. Dengan tarif Rp 3.500 per perjalanan dianggap sangat cocok dengan kantong segala kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja maupun masyarakat lainnya.

Banyak peminat, membuat pengguna Busway berasal dari berbagai kalangan yang pasti memiliki karakter dan sifat yang berbeda. Yuk, simak 8 tipe penumpang Busway yang dihimpun dari pengamatan penulis.


1. Pura-pura Tidur Tipe 1

Penumpang tipe ini seringkali ditemukan didalam Busway. Biasanya ciri tipe penumpang ini adalah langsung tidur ketika "penghuni" kursi prioritas baru masuk ke dalam Busway. Keadaan ini mengancam dirinya untuk memberikan kursi kepada yang lebih membutuhkan. Namun, ketika penghuni kursi prioritas tersebut sudah mendapatkan kursi dari penumpang lain, penumpang tipe pura-pura tidur ini langsung terbangun dan sibuk memainkan Handphone miliknya.

2. Pura-pura Tidur Tipe 2

Penumpang tipe ini sangatlah cuek dengan kondisi yang ada disekitarnya. Biasanya, penumpang tipe ini menggunakan masker, earphone, memegang tas dengan erat dan tidur. Hal yang aneh dari penumpang dengan tipe ini adalah dia selalu bangun di tempat tujuannya dengan sangat tepat. Dengan pura-pura tertidur, dia akan aman dari tuntutan memberikan kursi kepada penghuni kursi prioritas serta mampu menikmati dunianya sendiri setelah lelah di tempat dia beraktivitas.

3. Tipe Penjaga Pintu

Penumpang tipe ini adalah penumpang yang sangat suka berkerumun di depan pintu, meski kondisi di lorong kanan dan kiri cukup sepi atau bahkan sepi. Penumpang tipe ini sangatlah menggangu terutama di jam sibuk dimana penumpang yang ingin masuk ke Busway sangat banyak namun tidak bisa masuk karena terhalangi penumpang tipe 3 ini. Umumnya, alasan yang menyebabkan penumpang tipe 3 ini tidak masuk ke lorong adalah jarak tempuh yang dekat, kondisi lorong yang sangat sempit karena kaki penumpang yang duduk, agar mudah turun, atau memang dia merasa nyaman ada di depan pintu.

4. Tukang Molor

Penumpang tipe ini adalah penumpang yang bisa menjadikan Busway sebagai tempat yang nyaman untuk tidur baik dalam posisi berdiri terlebih jika duduk. Kadang, penumpang tipe ini dapat menggangu penumpang lain ketika posisi tidur mereka tidak beraturan terlebih jika sebagian anggota tubuh seperti kepala, menyandar pada pundak penumpang lain. Tidak menutup kemungkinan juga jika penumpang tipe 4 ini sering melewatkan halte perberhentiaannya.

5. Penghuni Kursi Dekat Supir

Penumpang ini duduk bukan di kursi yang telah disediakan oleh Busway namun di zona yang sebenarnya terlarang yakni di dekat pintu masuk untuk supir. Posisinya tepat sejajar dengan supir. Biasanya akan ada 3 orang yang duduk di zona tersebut. 2 orang menghadap pintu dan 1 orang menghadap kedepan seperti supir Busway. Jika postur tubuh penumpang besar, zona ini hanya bisa ditempati oleh 1 orang. Umumnya, alasan penumpang menempati zona ini adalah tidak ada "kursi umum" yang kosong namun tidak ingin berdiri karena jarak tempuh yang jauh atau merasa lelah untuk berdiri.

6. Penumpang Sigap

Penumpang tipe ini sangatlah jarang untuk ditemui di dalam Busway. Penumpang tipe ini akan selalu sigap untuk memberikan kursinya untuk siapapun yang dia anggap lebih membutuhkan. Pemberian kursi ini dilakukan dengan inisiatif sendiri tanpa ada paksaan dari petugas Busway. Penumpang tipe ini biasanya memperhatikan kondisi disekelilingnya. Biasanya, untuk memastikan bahwa penghuni kursi prioritas tidak sedang dalam kondisi berdiri.

7. Penumpang Terlihat Ibu Hamil

Jika berdiri, penumpang tipe 7 ini bisa membuat penumpang yang sedang duduk didekatnya merasa dilema. Penumpang yang sedang duduk pasti bertanya-tanya dalam hati "Ibu ini hamil ga ya?" Jika ditanya dan salah, anda takut menyakiti perasaan penumpang tersebut namun jika tidak bertanya, anda akan merasa bersalah jika tidak memberikan tempat duduk jika dia memang sedang dalam kondisi hamil. Penumpang tipe 7 ini sulit dibedakan dengan ibu hamil sungguhan dikarenakan postur tubuh ataupun pakaian yang dikenakan.

8. Penumpang Bingung Jenis Kelamin

Penumpang tipe terakhir ini bisa terjadi pada penumpang pria maupun wanita. Bagi pria, ini bisa terjadi pada Waria (Wanita Pria) yang bingung harus berdiri di lorong wanita atau pria. Namun, apa yang ditemukan penulis adalah Waria biasanya lebih memilih berdiri di koridor wanita. Hal ini juga terjadi pada wanita yang berdandan layaknya laki-laki. Tak jarang petugas Busway menegur wanita tipe ini untuk pindah ke lorong laki-laki karena tertipu dengan penampilan tomboy wanita tersebut.


Nah, bagi para pembaca, tipe penumpang manakah kamu? :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar